Eka Surya Online

Glosarium Biokimia (Tugas Biokimia dari Dr. I Nyoman Tika)

Posted on: 14 November 2009

Dikutip dari Buku Ajar Biokimia karangan Dr. I Nyoman Tika, M.Si

Biokimia dan Sel (Bab I)

Senyawa organik : Golongan besar senyawa kimia yang molekulnya mengandung karbon, kecuali karbida, karbonat, dan oksida karbon seperti protein, lemak, dan karbohidrat, merupakan komponen penting dalam biokimia.
Polimer : Suatu senyawa dengan struktur molekul yang besar yang terjadi dari penggabungan molekul-molekul kecil (monomer) dan saling berikatan sehingga membentuk senyawa makromolekul
Reaksi kondensasi : Reaksi pengikatan bersama atau lebih molekul membentuk senyawa baru, biasanya dengan melepaskan satu molekul kecil seperti air.
hidrolisis : Reaksi kimia antara air dan suatu zat lain yang menghasilkan satu zat baru atau lebih, dan proses ini melibatkan pengionan molekul air maupun penguraian senyawa lain
Replikasi : Sintesis molekul DNA ganda yang sama dengan DNA ganda induknya
Vesikel : Organel sel yang berfungsi sebagai tempat pencernaan intraselular dan juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan transportasi makanan ke bagian – bagian sel
Katalis : Zat yang memberikan efek katalisis atau suatu zat yang mempercepat atau memperlambat  laju reaksi reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi itu sendiri
Eukariot : Golongan sel yang mempunyai nukleous bermembran, beberapa kromosom, dan organel internal contoh alga dan protozoa
Proariot : Organisme sel  tunggal primitif dimana membran pembatas komponen penysun inti belum ada atau komponen inti sel (nukleus) tersebar  diseluruh sel , contohnya eubakateria dan arkaea bakteria.
Virus : Kompleks asam nukleat yang bersifat dapat membelah diri sendiri dan yang membutuhkan suatu sel inang utuh untuk replikasinya dan yang mengandung kromosom DNA atu RNA
Nukleus : Organel yang ditemukan pada sel eukariotik dan pada sel prokariotik tidak memiliki membran pembungkus inti
organella : Struktur yang khusus dalam sel yang mempunyai fungsi tertentu dan mengandung enzim dan komponen lain yang dibutuhkan untuk fungsi sel khusus
sitoplasma : Bagian sel berupa koloid yang melarutkan berbagai macam hara (nutrien) dan tempat berlangsungnya banyak reaksi kimia untuk membentuk energi dan menyimpan energi
Retikulum endoplasma : Organel yang dapat ditemukan di seluruh sel hewan eukariotik yang memiliki struktur menyerupai kantung berlapis-lapis. Terdapat tiga jenis yaitu RE kasar, RE halus, dan RE sarkoplasmik yang memiliki fungsi masing-masing
Badan golgi : Organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa
mitokondria : Organel bermembran dalam sitoplasma sel eukariotik yang mengandung sistem enzim yang dibutuhkan dalam siklus asam sitrat, transpor elektron, dan fosforilasi oksidatif
Kloroflast : Kromoplas yang mengandung klorofil yang merupakan letak fotosintesis dalam tumbuhan hijau
Lysosim : Organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan
Peroxisom : Organel yang dikelilingi oleh satu lapis membran lipid bilayer yang mengandung protein reseptor yang berisi enzim pembentuk dan pengurai peroksida
Vacuale : Ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris) yang berupa adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya serta ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri, kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah
Sitosol : Organel yang merupakan komponen sitoplasma yang terdiri atas berupa air, ion terlarut, molekul kecil, dan sejumlah besar molekul larut air (seperti protein) yang berperan dalam jalur transduksi sinyal dan glikolisis, dan sebagian metabolisme sel terjadi di sini .
sitoskeleton : Jaringan filamen protein yang menyusun sitoplasma eukariota terdiri atas tiga tipe dasar, yaitu aktin (mikrofilamen), mikrotubulus, dan filamen intermediat terhubung satu sama lain dan kerjanya terkoordinasi sehingga sel dapat memiliki bentuk yang kokoh, berubah bentuk, mampu mengatur posisi organel, berenang, merayap di permukaan
Taksonomi : Klasifikasi berhirarki dari sesuatu, atau prinsip yang mendasari klasifikasi
Pilogeni : Hubungan kekerabatan evolusioner (sejarah percabangan garis keturunan) suatu kelompok organisme atau spesies
Arkea : Dikenali sebagai arkeabakteria, merupakan satu divisi organisma hidup yang utama
Bacteria : Kelas asas dalam apa yang digelarkan sistem tiga domain
Eukarya : Binatang, tanaman, jamur, dan protists yang merupakan eukaryotes
Metanogen : Mikroorganisme anaerob yang tumbuh karena adanya karbon dioksida dan menghasilkan gas metan, ditemukan dalam lambung sapi, Lumpur rawa, dan lingkungan lain dimana tidak terdapat oksigen
halobaktera Kelas yang Euryarchaeota,  ditemukan di air jenuh atau hampir jenuh dengan garam.
Termifilik Mikroba yang bekerja aktif pada suhu tinggi
Simbiosis Interaksi antara dua organisme yang hidup berdampingan
Mutasi Perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen maupun pada taraf kromosom
termodinamik Satu cabang fizik yang mengkaji kesan-kesan perubahan suhu, tekanan, dan isi padu terhadap sistem-sistem fizikal pada skala makroskopik

Glosarium Karbohidrat (Bab II)

Glikosilasi : Penambahan gula atau derivatnya (glokosamin, manosa) terhadap protein dan penambahan disulfide agar polipeptida lebih banyak rangkaian dan percabangannnya
Monosakarida : Karbohidrat yang paling sederhana tidak dapat dihidrolisis menjadi karbohidrat paling sederhana, terdiri atas satu jenis unit gula, contohnya glukosa, ribosa, galaktosa
Disakarida : Karbohidrat yang pada hidrolisisnya menghasilkan dua satuan monosakarida contohnya maltosa, laktosa, sukrosa
Oligosakarida : Karbohidrat yang pada hidrolisisnya menghasilkan dua hingga delapan satuan monosakarida contohnya stakhiosa, raffinosa
Polisakarida : Karbohidrat yang pada hidrolisisnya menghasilkan banyak satuan monosakarida (lebih dari delapan) contohnya selulosa, pati
Aldosa : Monosakarida yang mempunyai satu gugus aldehid (-CHO) dan beberapa gugus hidroksil (-OH) contohnya glukosa, galaktosa, ribose
Ketosa : Monosakarida yang mempunyai satu gugus keton (-C=O) dan beberapa gugus hidroksil (-OH) contohnya fruktosa
Epimer : Dua stereoisomer yang berbeda dalam konfigurasinya pada satu pusat asimetrik di dalam suatu senyawa yang mempunyai dua atau lebih pusat-pusat asimetrik
Hemiasetal : Senyawa yang dibentuk, baik oleh reaksi antar molekul maupun intra molekul antara gugus aldehid dan gugus alcohol
Hemiketal : Senyawa yang dibentuk baik oleh reaksi antar molekul maupun intra molekul antara gugus alkohol dengan eter, merupakan derivate keton
Piranosa : Senyawa lingkar enam yang terdiri atas lima atom C dan satu atom O dengan rumus (C5H6O).
Furanosa : Senyawa lingkar empat yang terdiri atas empat atom karbon dan satu atom O dengan rumus (C4H4O); gula yang terdiri dari lima anggota cincin furan
α-anomer : Bentuk stereoisomer pada glukosa dimana OH pada atom C asimetris (OH laktol) berada pada pihak yang sama dengan OH petunjuk D atau L
β-anomer : Bentuk stereoisomer pada glukosa dimana OH pada atom C asimetris (OH laktol) berada pada pihak yang berlawanan dengan OH petunjuk D atau L
Asam aldonat : Asam monokarboksilat dari gula aldosa tempat gugus aldehida dioksidasi menjadi gugus karboksil
Asam urat : Sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang dikonsumsi yang juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.
Gula deoksi : Gula yang gugus hidroksilnya telah digantikan dengan hidrogen
Gula amino : Gula yang mengandung gugus amino (-NH2) yang berikatan langsung dengan atom karbon contoh glukosamin atau galaktosamin
Glikoprotein : Protein yang mengandung gugus karbohidrat, misalnya musin
Glikolipid : Lipid yang mengandung karbohidrat
α –glikosida : Ikatan glikosida antar monosakarida dimana ikatan muncul dari C-1 terletak  di bawah bidang cincin bila dilihat pada orientasi baku
Β-glikosida : Ikatan glikosida antar monosakarida dimana ikatan muncul dari C-1 terletak  di atas bidang cincin bila dilihat pada orientasi baku
Ikatan glikoksida : Ikatan antara dua molekul monosakarida yang ternetuk antara gugus hidroksil dan atom C dengan molekul gula lain
Glikan : Polisakarida yang terbagi menjadi 2 kelompok  yaitu homoglikan (selulosa, pati, amilopektin) dan heteroglikan (algin, guar gum)
homopolisakarida : Polisakarida yang tersusun hanya satu jenis monosakarida
heteropolisakarida : Polisakarida yang tersusun atas dua jenis monosakarida atau lebih
endoglikosidase : Enzim yang menghidrolisis ikatan alfa 1,4 bagian dalam molekul menghasilkan maltosa, maltotiosa, dan alfa dekstrin
Gula reduksi : Karbohidrat baik mono atau disakarida yang dapat mereduksi tembaga atau garam perak dalam larutan alkali yang ditentukan oleh tidaknya gugus hidroksil bebas yang reaktif contohnya glukosa dan fruktosa
Glikosaminoglikan : Setiap kelompok polisakarida linear dengan berat molekul tinggi yang memiliki beberapa satuan ulangan disakarida dan biasanya terdapat pada proteoglikan termasuk kondroitin sulfat, dermatan sulfat, heparam sulfat, heparin, asam hialuronat
Proteoglikan : Makromolekul hibrida yang terdiri dari oligo atau polisakarida yang berikatan dengan polipeptida dengan polisakarida sebagai komponen utama
N-link oligosakarida : Gabungan dari dua atau lebih monosakarida berwujud padatan dengan bentuk kompleks asialo-tetraantennary ditemukan pada glikoprotein mamalia termasuk manusia pada asam  -1 glikoprotein, struktur kompleksnya terbetuk oleh adanya bioaktif atau modifikasi enzim.
Lektin : Protein yang terdapat pada makanan, baik nabati maupun hewani, khususnya biji-bijian dari tanaman polong-polongan, merupakan senyawa yang dapat menggumpalkan sel darah. Selain itu, ada yang bersifat toksik pada beberapa varietas tertentu

Bab III asam-amino

Protein : Kelompok senyawa organik bernitrogen yang rumit dengan bobot molekul yang tinggi tersusun atas asam amino – asam amino yang berikatan peptida
Asam – α-  amino : Asam amino yang satu gugus aminonya (-NH2) terikat pada C alfa (α)
Atom C- α : Atom karbon yang langsung berikatan dengan gugus karboksil
Gugus R : Gugus pembeda antara asam amino yang satu dengan asam amino yang lainnya
Zwitter ion : Suatu ion dipolar dengan pemisahan muatan positif dan negatif
Ikatan peptida : Ikatan amida tersubstitusi diantara gugus alfa amino  pada satu asam amino dan gugus alfa karboksil lainnya
Dipeptida : Gabungan antara dua asam amino dan ikatan peptida
Tripeptida : Gabungan antara tiga asam amino dan ikatan peptida
Polipeptida : Gabungan banyak asam amino dan ikatan peptida
Residu : Bagian monomer yang digabungkan dalam polimer
Ujung –N : Salah satu ujung yang memiliki gugus amino
Ujung –C : Hujung Yng mengandung gugus karboksil
pI : pH isoelektrik
Optik aktif : Keisomeran yang berbeda dalam daya putar bidang polarisasi dari cahaya yang dipolarisasikan dimana senyawa tersebut memiliki atom C asimetris
Pusat kiral : Atom pusat pada senyawa yang mengandung pusat asimetrik dan dapat berada dalam dua bayangan cermin yang tidak saling menutupi.
enansiomer : Dua isomer yang merupakan benda dan bayangan cermin satu dengan yang lainnya
Peptidase : Enzim yang menghidrolisis ikatan peptida
Neorotransmiter : Senyawa molekul dengan berat molekul rendah (umumnya mengandung nitrogen) yang dikeluarkan oleh neuron dari ujungnya dan diikat oleh neuron berikutnya, berfungsi dalam memindahkan impuls saraf

Bab IV  Protein dan enzim

Struktur sekunder : Struktur pada protein dimana antara gugus C=O dari ikatan peptida yang satu dengan gugus –NH dari ikatan peptida yang lain sepanjang rantai protein terjadi ikatan hidrogen yang menyebabkan terbetuknya struktur berbentuk heliks
Struktur tersier : Struktur protein dimana rantai polipeptida yang berbentuk heliks akan melipat atau menggulung karena adanya tarik menarik antar bagian-bagian rantai polipeptida
Struktur kuartener : Struktur tiga dimensi protein oligomerik, khususnya cara rantai sub unit bergabung dan menempatkan diri dengan sesamanya
Konformasi trans : Bentuk susunan tiga dimensi atau bentuk suatu molekul berbentuk trans dimana strukturnya zig-zag
Konformasi cis : Bentuk susunan tiga dimensi atau bentuk suatu molekul berbentuk trans dimana strukturnya  ada diseblah sisi yang sama
Alpha eliks : Suatu konformasi helikal atau bergulung dari rantai polipeptida dengan ikatan hidrogen maksimal, dijumpai pada alpha keratin
Betha seet : Susunan rantai polipeptida yang berikatan hidrogen pada sisi-sisinya di dalam konformasi beta yang meluas
Protein fibrous : Protein yang berbentuk serabut, tidak berlipat dan molekulnya panjang. Molekulnya terdiri atas beberapa rantai polipeptida yang memanjang dan dihubungkan oleh beberapa ikatan silang hingga berbentuk serat atau serabut yang stabil
Protein globular : Protein yang mempunyai rantai-rantai polipeptida berlipat-lipat menjadi bentuk globular atau bulat padat
Denaturasi : perubahan struktur protein yang diakibatkan oleh suatu sebab, seperti pemanasan, perubahan pH yang ekstrim, pengocokan, beberapa jenis pelarut, misalnya alkohol atau aseton; beberapa jenis zat terlarut, misalnya penambahan deterjen, urea, asam atau basa, dan lain sebagainya
Domain : Setiap daerah imonulogi rantai polipeptida berat atau ringan dan imonoglobin
Oligomer : Mengandung sejumlah kecil unit monomer; dapat dibuat dari monomer dengan menghubungkan monomer-monomer satu sama lain; merupakan kompleks protein yang dibuat dari dua atau lebih subunit
Protomer : Unit kode protein yang mengandung kuman atau virus
Renaturasi : Pelipatan kembali protein globular yang telah terbuka
Hidrofobik koleps : Bagian yang tidak mudah mengadsorpsi air
:

Bab V  Lemak

Lipid : Senyawa biomolekul yang terdapat dalam tumbuhan, hewan, dan manusia yang tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut-pelarut organik yang kurang polar
Asam lemak : Asam alifatik monobasa yang mengandung hanya karbon, hidrogen, dan oksigen dan terdiri atas radikal alkil yang melekat pada gugus karbokasil
Jenuh : Mempunyai ikatan tunggal atom karbon (C), dimana masing-masing atom karbon ini akan berikatan dengan atom hidrogen dan tidak terdapat ikatan rangkap dua atau tiga pada atom C
Triasilgliserol :
Lemak : Berwujud padat, banyak mengandung asam lemak jenuh, seperti asam stearat dan asam palmitat. Umumnya lemak berasal dari hewan, seperti lemak domba, lemak babi, dan lemak sapi
Minyak : Lipid yang berwujud cair, banyak mengandung asam lemak tak jenuh, sperti asam oleat, asam linoleat, dan asam linoleat. Umumnya minyak berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti minyak kelapa, minyak jagung, minyak zaitun, minyak kedelai, dan minyak bunga matahari.
Adiposit : Sel penyimpan lemak pada hewan tersimpan pada biji penyedia energi ketika biji berkecambah
Glisrolfosfolipid : Gula alkohol trihidroksi yang menjadi tulang punggung berbagai lipid dan merupakan bentuk intermediet yang penting pada metabolisme karbohidrat dan lipid
Asam posfatidat : Setiap kelompok senyawa yang dibentuk melalui esterifikasi tiga gugus hidroksil gliserol dengan dua gugus asam lemak dan sebuah gugus asam fosfat
Fosfolipase : Setiap empat enzim yang mengkatalisis hidrolisis ikatan ester spesifik pada fosfolipid
Steroid : Senyawa polisiklik hewani dan nabati yang secara biokimia dikaitkan dengan terpena, inti dasarnya terdiri atas tiga cincin enam anggota yang difusikan dengan satu cincin lima anggota
Sterol : Alkohol tak jenuh yang ditemukan di alam pada hewan atau tumbuhan kecuali bakteri, sebagian dalam keadaan bebas dan sebagian lagi sebagai ester asam lemak tinggi, memainkan peranan penting dalam metabolisme
Lipid bilayer : lipid yang terdiri dari lapisan ganda molekul-molekul lemak amfipati; ujung hidrokarbon masuk ke dalam membentuk fase non polar berkesinambungan
Prostagladin : Golongan lemak yang larut, semacam molekul hormon pengatur yang berasal dari asam lemak arakidonat dan asam lemak tidak jenuh lainnya.
Eikosanoid : Kelompok senyawa dengan 20 atom karbon yang meliputi prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, leukotrien, asam hidroksi dan lipoksin.

Bab VI Asam Nukleat

Asam nukleat : Biomolekul yang berperan penting dalam penurunan sifat-sifat genetik dan sintesis protein yaitu DNA dan RNA yang berupa polinukleotida biologis dengan residu nukleotida yang berikatan dalam suatu deret spesifik oleh ikatan fosfodiester
Nukleotida : Nukleosida yang terfosforilasi pada satu gugus hidroksil pentosanya
Nukleosida : Senyawa yang terdiri dari basa atau pirimidin yang berikatan kovalen dengan suatu pentosa
RNA : Ribonucleic acid, suatu poliribonukleotida bersekuen khusus yang dihubungkan berturut-turut oleh ikatan 3’, 5’ fosfodiester
DNA : Deoxyribonucleic acid, polinukelotida yang mempunyai deret unit deoksiribosanukleotida spesifik dan bertindak sebagai pembawa informasi genetik
CoA : Conenzym A; Koenzim yang mengandung asam pantonenat yang berfungsi sebagai pembawa gugus asil dalam reaksi enzimatik tertentu
Polinukleotida : Sekuen nukleotida berikatan kovalen dengan posisi 3’ pentosa pada satu nukleotida yang dihubungkan oleh gugus fosfodiester dengan posisi 5’ pentosa nukleotida selanjutnya
Ikatan fosfodiester : Ikatan yang terdapat pada molekul yang mengandung dua alkohol berikatan ester menjadi satu molekul asam fosfat, yang bertindak sebagai jembatan diantara keduanya
Residu nukleosida : Tiap asam amino dalam suatu molekul peptida
Hujung 5’ : Gugus pada nukleosida yang pada ujung C no 5 mengikat fosfat
Hujung 3’ : Gugus pada nukleosida yang pada ujung C no 3 mengikat fosfat
Monomer : Protein yang memiliki satu rantai polipeptida atau molekul-molekul kecil pembentuk polimer
Dimer : Protein yang memiliki dua rantai polipeptida
Trimer : Protein yang memiliki tiga rantai polipeptida
Tetramer : Protein yang memiliki empat rantai polipeptida
Oligomer : Protein yang memiliki dua atau lebih rantai polipeptida
Tautomeri : Gejala suatu zat yang memiliki dau atau lebih penataan struktural (ikatan ataupun posisi) atom-atomnya yang berlainan
Duble helix : Konformasi bentuk berputar dari dua rantai DNA anti paralel yang berpasangan
Kromosom : Molekul DNA tunggal (yang besar) yang mengandung sejumlah gen dan berfungsi untuk menyimpan dan memindahkan informasi genetic
Diploid : Sel atau spesies yang mempunyai dua perangkat homolog kromosom di dalam nukleusnya
Haploid : Sel atau spesies yang mempunyai satu perangkat homolog kromosom di dalam nukleusnya
exonuklease : Enzim yang menghidrolisis hanya ikatan fosfodiester pada bagian terminal dari asam nukleat
Gen : Sepotong kromosom yang menjadi sandi rantai polipeptida tunggal atau molekul RNA
transformasi : Pemasukan DNA dari luar ke dalam sel menyebabkan sel memiliki fenotif baru
Replikasi : Sintesis molekul DNA ganda yang sama dengan DNA ganda induknya
transkripsi : Proses enzimatik yang menggunakan informasi genetik yang terkandung di dalam satu untai DNA untuk menentukan deret basa komplementer pada rantai mRNA
Translasi : Proses pengarahan oleh informasi genetik yang ada di dalam molekul mRNA terhadap deret asam amino selama sintesis protein
mRNA : Messenger RNA, Molekul RNA yang masing-masing bersifat komplementer dengan satu untai sel DNA dan membawa pesan genetik dari kromosom ke ribosom
rRNA : Ribosomal RNA, Sekelompok molekul RNA yang berfungsi sebagai komponen ribosom
tRNA : Transfer RNA, Golongan molekul RNA (BM 25.000 – 30.000)  yang masing-masing bergabung secara kovalen dengan asam amino spesifik sebagai tahap pertama dalam sintesis protein
Ribosom : Suatu susunan makromolekul yang merupakan gabungan dari rRNA dan protein dengan garis tengah sekitar 20 nm yang berfungsi sebagai tempat sintesis protein
Ekspresi gen : Gen yang menyatakan pembawa sifat yang menentukan sintesis peptida melalui proses transkripsi dan translasi sampai terbentuk peptida
bakteriofaga : Virus yang mampu bereplikasi di dalam sel bakteri
endonuklease : Enzim yang mengkatalisis ikatan fosfodiester pada asam nukleat ke arah selain ikatan-ikatan terminal
Endonuklease restriksi : Endodioksiribonuklease yang bekerja pada sisi khusus yang menyebabkan pemisahan kedua rantai DNA pada titik yang diisyaratkan oleh kesamaan (simetrik) ganda sekuen basa di sekitar suatu pusat, merupakan alat penting dalam rekayasa genetik
Ujung runcing (sticky end) : Jika DNA utas double dipotong-potong dengan enzim restriksi bisa terbentuk fragmen yang ujungnya runcing, terdiri dari sebelah utas dan mudah disambung
Ujung tumpul (blund ends) : Jika DNA utas double dipotong-potong dengan enzim restriksi bisa terbentuk fragmen yang ujungnya tumpul, terdiri dari sebelah utas dan tidak mudah disambung, dimana dalam penyambungannya perlu disambung dulu fragmen ujung runcing
About these ads

12 Tanggapan to "Glosarium Biokimia (Tugas Biokimia dari Dr. I Nyoman Tika)"

Denying the evidence before our very eyes, the unscientific Katrina Kaif insists that she is not hot & sexy.

She argues that audiences simply see actors in particular roles and keep them there. Her own screen persona.

She says, is one of being hot and sexy, whereas Vidya Balan, perhaps, has a persona that is pictured as ethnic.


Katrina Kaif is Not Hot & Sexy

Bollywood News

thanks for adding me to the forum.

Exceptional website!

Most everyone wants to obtain insurance at one time or another, whether it is
auto insurance, life insurance, health insurance, or homeowners insurance.
These times it is easier than ever to obtain complimentary insurance quotations from multiple
businesses in order to find the optimal deal. You can also see how to save
lots of money in free petrol when you acquire your insurance price quotes.

http://freeinsurancequoteshq.com – Free insurance quotes

http://freeinsurancequoteshq.com

http://www.weddingringsforever.com/ – Tungsten Wedding Rings

http://www.idea2result.com/

http://hineni.msk.ru/img/pharma_promo.gif

buy online Flexeril

Uses
Flexeril is a muscle relaxant prescribed to relieve muscle spasms resulting from
injuries such as sprains, strains, or pulls. Combined with rest and physical therapy,
Flexeril provides relief of muscular stiffness and pain.

How to Use
Flexeril may be taken with or without food. Flexeril should be used only for
short periods (no more than 3 weeks). Since the type of injury that Flexeril treats
should improve in a few weeks, there is no reason to use it for a longer period. Flexeril
may cause dry mouth. Sucking a hard candy, chewing gum, or melting ice chips in your
mouth can provide temporary relief.

Precautions
The effects of Flexeril during pregnancy have not been adequately studied. If you are
pregnant or plan to become pregnant, inform your doctor immediately. It is not known
if Flexeril appears in breast milk. However, cyclobenzaprine is related to tricyclic
antidepressants, and some of those drugs do appear in breast milk. If this medication
is essential to your health, your doctor may advise you to discontinue breastfeeding
your baby until your treatment is finished.

Side Effects
Side effects cannot be anticipated. If any develop or change in intensity, inform your
doctor as soon as possible. Only your doctor can determine if it is safe for you to
continue taking Flexeril. More common side effects may include: Dizziness,
drowsiness, dry mouth Less common or rare side effects may include: Abnormal
heartbeats, abnormal sensations, abnormal thoughts or dreams, aggressive behavior,
agitation, anxiety, bloated feeling, blurred vision, confusion, constipation, convulsions,
decreased appetite, depressed mood, diarrhea, difficulty falling or staying asleep,
difficulty speaking, disorientation, double vision, excitement, fainting, fatigue, fluid
retention, gas, hallucinations, headache, heartburn, hepatitis, hives, increased heart.

Notes
Flexeril is not a substitute for the physical therapy, rest, or exercise that your doctor
orders for proper healing. Although Flexeril relieves the pain of strains and sprains,
it is not useful for other types of pain.

Drug Interactions
Serious, potentially fatal reactions may occur if you take Flexeril with an antidepressant
drug known as an MAO inhibitor (such as Nardil, Parnate) or if it has been less than 2
weeks since you last took an MAO inhibitor. You should closely follow your doctor’s
advice regarding discontinuation of MAO inhibitors before taking Flexeril. Avoid alcoholic
beverages while taking Flexeril. If Flexeril is taken with certain other drugs, the effects

Missed Dose
Take it as soon as you remember, if it is within an hour or so of your scheduled time.
If you do not remember until later, skip the missed dose and go back to your regular
schedule. Do not take 2 doses at once.

Overdose
Any medication taken in excess can have serious consequences. If you suspect a
Flexeril overdose, seek medical attention immediately. Symptoms ofFlexeril
overdose may include: Agitation, coma, confusion, congestive heart failure, convulsions,
dilated pupils, disturbed concentration, drowsiness, hallucinations.

buy online Flexeril
Flexeril
non prescription Flexeril
Flexeril 10 mg
soma vs Flexeril
non prescription Flexeril
long term effects of taking Flexeril
Flexeril side effects
lyrica and Flexeril
order Flexeril
Flexeril Generic
Flexeril pills
Flexeril half life
soma vs Flexeril
how long does Flexeril stay in your system
dose Flexeril
how long does Flexeril stay in your system?
Flexeril used for
Flexeril 10mg
is Flexeril a narcotic
Buy Fxeril
Flexeril 10mg
Flexeril 10 mg
what is Flexeril
Flexeril drug test
any otc like Flexeril
Flexeril drug test
Flexeril used for
Flexeril vs soma
Flexeril drug test
is Flexeril a narcotic
is Flexeril a narcotic
non prescription Flexeril
Flexeril side effects
how long does Flexeril stay in your system
Flexeril half life

Shalom

You can watch latest movies for free here:

http://www.freemoviez.biz

Great stuff there

Bye!

[URL=http://www.freemoviez.biz – [IMG – http://static.thepiratebay.org/img/firefox-22.png%5B/IMG – [/URL -

Mudanca Moema Solicite um orçamento Fone: (11) 6679-3224

* CARRETOS
* FRETES
* MUDANÇAS RESIDENCIAIS
* MUDANÇAS COMERCIAIS
* DESMONTAGEM E MONTAGEM DE MÓVEIS
* ALUGUEL DE GUARDA MÓVEIS
* IÇAMENTO E REMOÇÃO DE OBJETOS PESADOS
* MUDANÇAS INTERESTADUAIS

São Paulo Transportes – O Melhor para a sua Mudança!
FONES (11) 3486-1682 | (11) 2712-2225 | (11) 2851-4868
Mudanças Moema

http://mudancasmoema.blogspot.com/

hiya

great forum lots of lovely people just what i need

hopefully this is just what im looking for looks like i have a lot to read.

Hi there,

I officially gave up with making money from websites beginning 2010 when I decided to take another approach to making money and not working for a boss. This is when I met James aka ‘The Prophet’. James is good at mathematics and he has applied his skills at trading penny stocks. I started trading alongside James and so far I’m having great results. I initially invested $100 which has now grown to $180 in just over a month. How is that for a great return? I invite everyone to join the program and receive daily trading instructions directly in your inbox. You can even give James a call. You don’t even have to know how the stock market works. You can get trading within an hour, PennyStockProphet Join the proram, it’s risk free, you receive a 2 month money-back guarantee. Just thought I’d share my 2 cents worth.

dozen link party poker.akjd.com
мультимедийность, поддержка DivX/XviD,
freeport casino cruises
Всех мы девок перьебем,
poker spy v1 94.04
casinos minnesota

What’s up i am kavin, its my first time to commenting anyplace, when i read this piece of writing i thought i could also create comment due to this brilliant post.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: